Minggu, 05 Februari 2012

Hai, nomor punggung 6!

Bola basket tampak begitu bersahabat dengan kedua tangan itu. Seperti tak pernah mau jauh barang sedetik pun. Sesering apapun direbut, nantinya akan kembali lagi kepada sang pemilik yang sebenarnya. Tak ada kata menyerah untuk tetap mempertaruhkan.
Tak peduli peluh yang membasahi kostum nomer enam mu, tak peduli luka, langkah kaki penuh semangat itu tak pernah tampak lelah. Seperti boneka yang selalu penuh batreinya. Berlari mengunjungi seluruh penjuru lapangan. Dan satu hal yang begitu melekat, senyum manis dari bibir itu.
Dalam hembusan nafas yang kadang tersengal lelah, terselip harapan yang membumbung tinggi untuk menjadi pemenang. Semoga tim apapun yang dibela, takkan pernah merasakan pahitnya kekalahan. Semoga!
Untukmu, Puguh Iswara. J

0 komentar:

Posting Komentar