Saya dan masa lalu saya, berat.
Terjal dan berduri.
Dan saya tinggalkan masa lalu saya dengan sejuta pengalaman yang saya yakin saya akan menjadi lebih baik lagi.
Dengan sejuta pengalaman yang saya yakinkan saya akan menjadi lebih baik.
Setidaknya itu janji saya.
Terima kasih untuk mereka yang mau menerima saya apa adanya.
PUGUH ISWARA
Terimakasih untuk dua bulan ini membimbing saya untuk menjadi sosok yang jauh lebih baik lagi, mau mengingatkan saya untuk selalu sayang kamu dan pengorbanan kamu yang tak pernah lelah.
ATIKAH HIDAYATI
Untuk semua semangat dan dorongan untuk saya, yang selalu menguatkan saya. Orang yang tidak pernah lelah untuk selalu percaya bahwa saya layak untuk tersenyum.
FRUTTI RIZQI NOVENTI
NUR LAILI CANDRA
HOW I MISS YOU, DARL. Mereka yang selalu membuat hari buruk saya jauh lebih baik. Mereka yang selalu siap menjadi penyemangat saya dikala saya rapuh dan terjatuh. Dan kembali lagi, mereka yang selalu menerima saya apa adanya saya.
BANG FAY
I always remember when we were texting. Just to share laugh, jokes, and all the spirit. Saat rapuh, dia yang selalu punya cara untuk membangkitkan lagi harapan-harapan yang sempat terkubur. Dia yang selalu bisa melihat saya dari sisi lain.
NAUVAL MUZAKKI
Nauval, yang selalu setia mendengarkan ssaya dikala saya galau dan lunglai. Nauval, yang selalu sabar menghadapi manja dan banyak mau saya. :P nauval, my friend, my best bro.
WAHYU MARGA KURNIAWAN
My personal laugh machine. He always bring joy whenever I am. Dia yang suka membuat jokes-jokes lucu dimanapun kapanpun. Membuat hari-hari super membosankan di kelas terasa ringan untuk dijalani. Hey man, cheers! I love to look your condition now.
ZIAUL HAQQI
My friend. Nyong. Yang selalu membela saya, yang dengan caranya sendiri memarahi saya jika saya sudah terlewat batas.
Dan untuk semua yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu disini. Semua yang sudah menerima saya apa adanya, semua yang tidak pernah memandang saya sebelah mata, semua yang tidak pernah berhenti menyemangati saya, semua yang tidak pernah berhenti menyemangati saya. Semua. Asam Sulpat, teman-teman kelas Ipa7, teman-teman kos, Endah, Mbah Hanif, Chilmi yang tidak pernah bosan mengajari saya materi sekolah, Fian, Ridok, Ipul yang tidak pernah lelah menjadi sasaran saya, semua junior saya, semua guru saya, semua keluarga saya.
Terimakasih tidak terhingga karena sudah mau menerima saya apa adanya. Saya akan terus berusaha menjadi sosok yang lebih baik lagi.

0 komentar:
Posting Komentar